Netizen Nowadays~

Akhir-akhir ini aku ngerasa kalau semua sosmed toxic sekali. Enggak di line enggak di twitter, semua sama aja. Yang diributin ya itu-itu melulu. Yang dibahas ya yang begituan mulu. Pernah kan ya aku baca salah satu post OA Dr*ftsms yang isinya, sender tanya adakah perempuan yg mau dipekerjakan buat anter jemput dia dengan alasan dia […]

Read More Netizen Nowadays~

Geest!

Ada yang ingin jadi ahli politik, Tapi dibilang, “kita tak punya uang” Ada yang ingin jadi astronom, Tapi dibilang, “kau akan kunikahkan besok” Ada yang ingin jadi penyastra, Tapi dibilang, “mau jadi apa?” Ada yang ingin jadi guru musik, Tapi dibilang, “dokter saja seperti ibu” Ada yang ingin jadi juru masak, Tapi dibilang, “susah sukses” […]

Read More Geest!

Menyair tentang Ibu

Sepasang tangan mendorong asaku menerawang mega Dengan perkasa menunggu ku menjamah dirgantara Selalu kuat menyeka payah Meski terlampau penat menopang raga Ada pula pundak yang selalu siap Menyingsingku tuk menjadi lebih dan lebih semampai Di barisan akbarnya jutaan gedung menjulang Tapi tetap ruang pundaknya Ialah satu loka terbaik tuk mencapai titik Lisan menyertai liku dan […]

Read More Menyair tentang Ibu

Ikhlas; melepas

Aku tak pernah mengutuk mu, Yang semalam tiba-tiba pergi Di tengah berucap panjang kita, Tentang rambangku pada kasihmu Tak pernah pula doa keramaku, Untuk mu yang tak kembali Walau hanya selincam kita mengadu, Tak pernah sekalipun mengabit mu pergi Terimakasih, Meski akhirnya khitahku lebur di pundakmu Mirih melauti mata ku Cerita asmara iram dideru pilu […]

Read More Ikhlas; melepas

Jangan salahkan kalau aku berucap genit layaknya ini. Salah siapa rupamu teramat rupawan. Ada segaris kirana dari sorot tatapan. Ada sesimpul senyum yang rindangnya sungguh aduhai. Di celah kedua mataku, para idola layar kaca pun bersembunyi malu menatapmu. Jangan salahkan kalau aku berlaku genit layaknya ini. Curi-curi pandang saat kau tak sengaja lewat di depan […]

Read More

Pergumulan Lalu

Terkenang secara gamblang Dentuman pistol berkoar di setelusur jalanan Rudal menembus dirgantara, memaki gubuk serta perkampungan Ratapan, memelas, goncangan hebat para wanita Sempoyongan menambak kegentaran Para manusia bermandikan darah, terhampar bebas di bentala Satu persatu roboh Satu persatu mati Murka jelas masih mencengkeram nadiku Tak pernah lagi kutemu anak-biniku Setelah diseret kabur para iblis berkostum […]

Read More Pergumulan Lalu

Selamat Hari Kartini!

Teruntuk puan kawanku, Tuhan mungkin memberimu hati yang lebih rapuh dan mudah luruh. Tapi ingat, Tuhan juga memberimu rasa kuat yang teramat. Ada pula pria yang memberi batinmu luka hingga membara. Tapi ingat, pasti ada pula pria yang selalu memberimu sayang hingga kepayang. Di beberapa masa, hidup memberimu hantaman hingga ingin mati rasanya. Tapi ingat, […]

Read More Selamat Hari Kartini!