Nilai jelek, lagi

“Aku gagal.”

“Nilaimu di bawah KKM lagi?”

“Iya.”

“Mata pelajaran apa?”

Aku terdiam. Tak mungkin kan aku jawab “Mapel jadi orang baik.”

Raportku masih kusimpan. Aku terlalu malu menunjukkan ke orang lain. Apalagi sampai minta tanda tangan orang tua!

Raportku banyak yang ditulis dengan tinta merah. Entah bisa diremed atau tidak.

Aku hanya meringis,

“Biasa, matematika.”

Nilai mapel kejujuranku turun satu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s